Kamis, 28 Mei 2020

xiaomi wifi extender pro repeater untuk modem indihome zte f609

awalnya TS sempat bingung karena mibox tidak bisa menangkap sinyal yang dipancarkan modem zte f609 bawaan indihome, sempet bingung juga karena kada perangkat lain sinyal terdeteksi penuh.  setelah diselidiki ternyata memang antena internal mibox kurang bagus dalam menangkap sinyal, mana ga bisa dikasih antena external lagi 😅  akhirnya diputuskan nyari wifi extender.

awal sempat ragu mau ambil wifi extender xiaomi ini, karena pada beberapa review menyebutkan bahwa extender ini ga kompatible dengan zte f609 bawaan indohome.  tapi setelah dicoba ternyata lancar2 saja.  hanya saja tertulis "no internet conection" yang nyatanya sinyal internet mah lancar2 saja pada pemakaiannya.  oh iya, kalo mo beli diusahakan yang versi global, supaya ga repot2 lagi beli converter, karena versi versi china colokannya masih pipih.


instalasinya pun cukup mudah, pertama2 install aplikasi mihome pada android.  lalu pilih area china/tiongkok/mainlad (berbeda2).  pilih extender pro (atau mirip2) pada tab house hold.  lalu next.  setelah perangkat dikenali maka akan diminta user dan password untuk jaringan baru, dan proses instalasipun selesai.  jangan lupa permission untuk lokasi diaktifkan/diijinkan, karena jika tidak maka perangkat tidak akan dikenali.

setelah TS melakukan speedtest, hasilnya menunjukkan bagus baik untuk upload & donload, nyaris tidak ada perbedaan berarti dengan speedtest pada modem wifi asalnya.  overal extender ini lumayan kok untuk rumah yang luasnya mungkin tidak terlalu besar.


dalam pemasangan, TS mencoba mengkombinasikan dengan timer digital.  tujuannya agar ada waktu dimana pemakaian extender bisa beristirahat, karena pemakaian yang terus menerus akan mengakibatkan extender sering hang, atau terjadi error.

cmiiw



Senin, 13 April 2020

JBL Flip 4

speaker bluetooth mobile ini keluar sekitar 3 tahun lalu, dan kalo TS ditanya gimana review soal gear ini 3 tahun lalu, gak pake lama TS  akan bilang OVERPRICE !!!
lha gimana, tinggal tambah dikit bisa dapet HK aura studio 2, atau ga usah tambah bisa dapet HK onix 2/3 walau ukurannya lebih besar dan rada susah dibawa2 😅


Tapi itukan cerita 3 tahun lalu, sekarang karena udah muncul flip 5 maka flip 4 turun harga jadi setengahnya 😁.  ya udah akhirnya TS putuskan ambil, karena kebetulan logitech x-100 udah pecah membran speakernya, jadi suaranya sember.

dengan harga setengah dari 3 tahun lalu, jujur produk ini luar biasa 👍 dari build udah jelaslah TOP, karena material yang dipake bagus banget, baik kawat pelindung speaker maupun plastik pembungkus body.  oh iya ini udah IPX7 lho, kalo mau di lelepin dikolam renang juga bisa, tapi jangan dalem2 ya semeter aja & paling lama 30 menit.


udah coba denger beberapa lagu, khas speaker2 jbl & hk, untuk suara yang dihasilkan warm bikin nyaman kuping yang dengernya, untuk detail gila banget untuk harga segini, dan yang paling keren adalah pas nyoba dengerin lagu2 EDM,  bass nya emang ga over, tapi cukup lah buat nge-punch kuping di ruangan 3x3 atau 4x4.  tapi klo untuk outdoor keknya rada kurang deh, masih rekomenan wonderboom 2.  yang pasti cocok banget buat para penggemar lagu2 EDM & disko 👍  sayangnya speaker ini ga cocok untuk musik2 berirama ketukan cepat model punk atau mungkin speed metal, walau ga banyak, tapi trebble nya terlihat keteteran ngejar ketukan, bass nya pun lelet.  tapi ga apa, speaker ini cocok juga kok dengerin akustik & jazz, instrumen jadi terdengar detail ditelinga 👍👍👍

so, kalo ada budget & butuh speaker mini saran TS ambil deh, apalagi kalo harganya bisa sampe diskon lagi nanti 😁

---------------------------------------------------------------
update - 15 April 2020
TS coba update software melalui apps yang dininstall dulu di android.  trebble jadi ga terlalu nusuk lagi sekarang.  tapi untuk yang suka akustik & jazz mungkin akan lebih suka settingan sebelom update software, karena detail suara jadi berkurang

Kamis, 09 April 2020

BARDI - SMART HOME

belakangan lagi musim perangkat yang terordinasi dengan smart phone atau aplikasi, dari mulai lampu, remote, saklar/switch, smart breaker (pemutus arus) dan lain-lain.  selain bisa dilakukan menggunakan software, alat ini juga bisa di hubungkan dengan google home, alexa dan beberapa perangkat lainnya.

TS penasaran dengan gears dari bardi ini.  lalu TS putuskan beli 2 item, bardi smart breaker 2 buah untuk dipasang di lampu lemari hias depan, dan untuk lampu lemari hias ruang tengah.  juga remote untuk ditaruh ruang tengah untuk mematikan dan menyalakan AC serta TV.

1. SMART BREAKER
sebelumnya TS pakai timer pada masing2 lemari hias, jadi ketika masuk waktu tertentu lampu2 tersebut akan menyala, dan mati kembali pada jam yang telah ditentukan.  nah, smart breaker ini bisa menggantikan timer tersebut, selain sebagai timer bisa juga mematikan dan menyalakan lewat smartphone.  dan juga bisa dicustom melalui aplikasi IFTTT, jika kita keluar rumah otomatis peralatan bisa mati sendiri, begitu juga sebaliknya.


pemasangan smart breaker ndak begitu sulit, pertama buka dulu tutup kabel pada unit, lalu sambungkan kabel ke masing2 dudukan, sekrup yang erat lalu tutup dudukan kabel dengan mur yang disediakan bila sudah selesai, awas jangan sampai terbalik antara output dan input.  kalau sudah, colok kabel di posisi input ke listrik, tekan tombol di unit sampai kedip2 agak cepat, tapi kalau pas dicolok sudah kedip2 agaka cepat ndak perlu ditekan lagi.  install apps "smart life" di playstore, pilih menu smart breaker wifi, dan ikutin proses selanjutnya, nanti softwate akan melakukan update otomatis bila diperlukan.  dari apps ini bisa disetting jam berapa mau nyala atau mati alat yang kita pasang, bisa juga di on/off kan dari smartphone kita, atau kita bisa install apps "IFTTT" jika ingin melakukan banyak cusomize seperti perangkat on/off jika kita datang/meninggalkan rumah dan sebagainya.

ket :  untuk smart breaker, jika timer sudah dipasang, walau tdk ada wifi tetap jalan on/off sesuai jadwal yang diatur

2. IR REMOTE
Kali ini TS membeli gear ini agar bisa mematikan sendiri AC pada jam2 3 dini hari, karena biasanya jam segitu udara dingin, jadi suka kedinginan kalo AC nyala.
atau ketika keluar rumah dalam jarak tertentu maka AC akan mati sendiri sesuai perintah dari bardi ir remote.

pemasangannya juga mudah mirip percis dengan bardi smart breaker, hanya saja ketika menambahkan alat pada apps smart life, pilih remote universal pada tab others.
lalu nanti pilih device setelah ir remote terinstall, dan mencoba apakah remote tersebut berfungsi dengan baik dengan benda yang akan kita sambungkan, jika tidak terus next sampai ketemu.
ir remote ini hanya bisa untuk benda yang letaknya diatas gear dan tidak berfungsi pada benda yang letaknya dibawah, karena karena sensor memang terletak dibagian atas dari ir remote itu sendiri.




Minggu, 01 Maret 2020

Amazfit T-Rex



akhir januari 2020 amazfit menelurkan lagi smart watch terbarunya.  kali ini datang dengan design yang rugged mirip2 g-shock nya casio.  t-rex digadang memiliki 12 sertifikasi tingkat militer dan tahan terhadap lingkungan ekstrem.  selain itu battere-nya diklaim sanggup hidup 20hari, dan support 14 jenis olahraga.
setelah jam tiba ditangan, berikut beberapa penilaian dari TS :

Utuk design sudah bagus, hanya saja material yang kurang, bagian depan terbuat dari plastik polikarbonat, yang parah mah bagian belakang, kayanya plastik biasa deh & kesannya ringkih.  andai saja amazfit mau menambah harga jualnya sedikit dan tetap dibawah angka 200 dollar, masih bisa kok kalau material menggunakan resin seperti g-shock nya casio.  kalau strap tetap mau dipertahankan gapapa kok, toh nanti 3rd party pasti buat opsi resin nya.
walau terkesan ringkih, namun beberapa orang sudah mencoba melakukan tes, ada yang dijatuhkan dari ketinggian beberapa meter, ada yang dilindas ban mobil, ada juga yang dibekukan di lemari es, sampai ada yang ditumis bersama sayur diatas kompor menyala.

untuk tampilan menu warna2 terlihat terang dan jelas, hal ini diaebabkan karena layar telah menggunakan amoled.  menu2 pun mudah dan lancar di scroll dan sinc dengan hp pun mudah dilakukan.

untuk heart rate dan gps (ukur jarak) sudah lumayan bagus karena amazfit sudah berkali2 melakukan update baik hardware maupun software pada smartwatch nya, sehingga tidak beda jauh dengan ukuran real/sebenarnya.

Kamis, 28 November 2019

upgrade memory & SSD pada asus vivobook S400C



sekitar tahun 2013an laptop ini dibeli, nyaris 7 tahun umurnya.  processornya i3 jadul, ndak paham yang seri apa, yang pasti clocknya kecil hanya 1,8ghz dan memory bawaanya ddr3.  namun yang bikin keren itu karena dimensinya yang cukup tipis dijamannya, berlayar 13" dengan touch screen.

mungkin karena usia juga, kinerjanya menggunakan OS windows 10 terasa lambat, padahal OS ini digadang tak seberat windows 7.  setelah cari tau sana-sini opsi apa yang bisa dilakukan untuk upgrade, akhirnya TS memilih untuk upgrade memory dan hardisk.

pemilihan memory harus hati2 sebab laptop ini menggunakan ddr3 type CL3, dimana tegangannya lebih kecil dari ddr3 biasa, yaitu 1,35volt.  ukuran juga perlu diperhatikan, sebab laptop hanya bisa ditambahkan maks 4mb lagi, karena memory bawaan sudah 4mb dan maksimal total yang bisa digunakan adalah 8mb.
untuk hardisk sebenarnya tidak ada problem, hanya saja harga hdd ssd saat ini sudah mulai terjangkau, dan speed dari ssd bisa sampai 6X dari hdd biasa (plate).

untuk membuka laptop pertama buka semua baut di belakang, lalu buka case yang menempel menggunakan kartu yang tak terpakai untuk membuka case belakang yang menyatu dengan body laptop (unibody).  setelah case belakang lepas maka pemasangan memory dan hdd tidak menjadi masalah, memory tinggal ditancapkan ke dudukan memory, dan untuk hdd buka terlebih dahulu dudukan hdd lama, lalu ganti dengan ssd, lalu pasang ke dudukan hardisk di laptop.  tutup kembali casing, dan rasakan peningkatan kecepatannya yang signifikan.

disini TS melakukan install ulang windows, sebenarnya bisa dilakukan cloning, namun karena isi program tidak banyak, maka TS memilih melakukan install ulang, sekalian pengen lihat kecepatan install menggunakan SSD.  pada laptop ini tidak perlu dilakukan setting bios ketika hdd diganti ssd, bios langsung mengenali tanpa perlu di setting ulang.



semoga membantu

Disewakan Kios 7x3,3 meter, Lokasi Rawa Indah - Citayam

disewakan kios berukuran 7 x 3,3 meter.
lokasi rawa indah - citayam
1km dari stasiun depok lama,
100m dari jalan utama yang dilewati angkot.
lokasi diapit oleh beberapa perumahan & cluster
Listrik 1300 watt
Water Torent (tandon) masing2 satu
Pompa sumur dangkal masing2 satu
WC masing2 satu

lokasi map :
https://bit.ly/37KCKy4

Harga : 
8jt/ 6 bln

HUBUNGI :
0857-8013-2274

listrik 1300watt


tampak depan


toren hitam anti lumut


tampak dalam


pompa sumu dangkal


wc tiap kios


mcb masing2 satu


plint dipinggir lantai


stop kontak doble broco, masing2 2 buah

Rabu, 02 Oktober 2019

casio g-shock GSG 100 1ADR



dari dulu TS pengen banget punya g-shock tapi bukan yang serie digital melainkan ada analognya (jam jarum).
setelah mencari2 akhirnya diputuskanlah membeli serie ini, selain warna dominan hitam, indikator di dalamnya pun simpel ndak begitu ribet kaya serie lainnya.

walau termasuk serie mud master, untuk fitur standard aja kok, tahan air s/d kedalaman 200m, tahan lumpur, tahan goncangan, waktu beberapa negara, alarm, stopwatch & timer.  sudah memakai teknogi tough sollar.  yang keren jika beberapa hari ndak dipakai maka jarum jam akan berhenti berputar agar irit battere, namun diketika jam dipakai kembali maka posisi jam akan langsung mencari ke posisi sekarang jam berapa.  jar jam juga bisa menyala dalam gelap selain dari lampu yang bisa menyala untuk melihat di keadaan minim cahaya.

overal lumayan juga untuk dipadukan dengan oufit kerja kantoran.



Selasa, 01 Oktober 2019

amazfit verge lite




belakangan istri suka pinjem amazfit TS, padahal masih sering dipake kalo lagi joging or ke gym (tredmilan), ya udah beliin ajalah smart watch juga, kebetulan amazfit ngeluarin yang versi rada ekonomis harganya, amazfit verge lite.  bentuk dan warna lucu untuk dipakai wanita, strapnya pun dari karet silikon, nyaman dipakai lama.

perbedaan amazfit verge dengan versi litenya adalah, tidak adanya dukungan musik, sehingga ndak bisa memutar musik mp3, fungsi musik pun hanya untuk maju dan mundur ketika kita menjalankan apps musik dari handphone.  untuk apps pun menggunakan apps mi fit bukan amazfit seperti amazfit verge versi full.  selain itu untuk olahraga ada beberapa jenis yang tidak ada di versi lite ini.

selain itu fungsi lain relatif sama, sudah include gps sehingga bisa merecord rute lari, jalan atau bersepeda.  ada heart rate untuk mengukur detak jantung, fungsi notif dari handphone, pengingat jika terlalu lama diam (duduk), dan beberapa fungsi lazim lainnya.

tapi yang menonjol adalah kekuatan battery nya, waktu beli kondisi battery adalah 50%, dan sudah 2 minggu lewat battery belum habis juga .

casio G-shock "king-kong" GX-56BB 1ADR



melihat serie lawas g-shock gw-5600 membuat TS tertarik membeli jam yang terkenal "badak" sejak tahun 80an.  tapi karena body TS yang "gede" akan jadi lucu karena ukurannya yang kecil 😅  beruntung g-shock mengeluarkan versi "besar" dari gw-5600 yaitu gx-56bb.  

biasa disebut orang2 king-kong karena ukurannya, jam ini cocok dipakai oleh orang2 yang berbadan tambun atau tinggi besar.  memiliki fitur yang kurang lebih sama dengan gw-5600, hanya saja sudah menggunakan gel sebagai bantalan pada mesinnya, sehingga diklaim lebih tahan bentur.  sisanya alarm 5 waktu, jam 32 negara, timer, stopwatch, lampu iluminator, sama seperti g-shock serie2 lainnya.  namun warna yang full hitam termasuk warna background membuat jam terlihat gagah.  sudah menggunakan teknogi tough sollar, tapi menurut TS, yang keren itu fungsi sleep-nya, dimana jika lama tidak digunakan maka layar jam akan gelap dan akan nyala kembali ketika digunakan dan terkena cahaya, jadi battere jam lebih irit.

selain itu type ini diklaim tahan lumpur selain air sampai kedalaman 200m.  pengait ganda juga diklaim mampu membuat jam lebih kukuh menempel dipergelangan.  tapi ya gitu deh, karena ukurannya yang besar, membuat orang yang memiliki pergelangan tangan kecil jadi terlihat cungkring ketika mengenakannya...

😘

Minggu, 14 Juli 2019

rubber paint for shoes




karena udah dua tahunan ini ke kantor pake sepatu kets, makanya selalu dicari sepatu kets warna full hitam, supaya nyaru sama sepatu kerja.  berhubung ada sepatu yang warnanya ga hitam bagian bawahnya akhirnya diputuskan untuk mengecat bagian bawahnya.

nah buat yang kepengen ngewarnain bagian bawah (sol) sepatunya sekarang mah enak, ada yang namanya rubber paint yang bisa dipergunakan untuk cat sol yang terbuat dari karet.  sebenernya cat ini dipake untuk ngecat ban agar tampilan bervariasi, warnanya juga macem2, tapi kang sepatu banyak yang pake bakal cat sol sepatu juga, karena bahannya karet jadi bisa ngikutin sol yang elastis dan ga pecah kalo dipake jalan/lari.  itu TS lampirin gambar sepatu sebelom & sesudah di paint kali aja ada yang tertarik pengen ngecat juga.  karena, mungkin sepatu full item banyak jaman sekarang, tapi kan anak kadang belom tentu cocok modelnya 😁
btw kalo mau cari di marketplace tulis aja "rubber paint", salah satu photo bendanya terlampir di atas.

makenya ga susah kok, tinggal campur aja cat dengan air sesuai dengan kekentalan yang diinginkan.  nah, nanti ngecatnya jangan pake kuas kalo bisa, soalnya kalo bulu2 kuasnya copot nanti nempel disepatu kan jelek.  pake spons aja biar bagus hasilnya.  kalo udah rata jangan dijemur di matahari karena karet akan pecah2, diangin2kan saja selama dua hari sampai benar2 kering.

semoga berguna...
😘

Kamis, 11 Juli 2019

asics gel kayano 24



awalnya TS lagi nyari sepatu kets yang full black, karena rencananya untuk dipakai ke kantor, karena sepatu lama sudah hampir sobek, sehingga perlu cari penggantinya.  
dipilih warna full black agar bisa dipakai keseharian dalam ruangan kerja, soalnya warna hitam kalau dari jauh samar dengan sepatu kerja.
kebetulan juga TS lagi penasaran dengan asics gel & flytefoam nya, makanya sekalian aja dipilih gel kayano 24 ini.

secara tampilan fisik, beberapa generasi gel kayano selalu klasik, jadul kalo kata orang2 mah, tuh liat aja sendiri modelnya 😅
tapi walau terkesan oldskul tetep aja para runner banyak yang pake seri gel kayano ini.
TS sendiri pas nyoba yang dirasa adalah enteng dan nyaman ketika dikenakan, khas sepatu lari lah ya.
sol/cussion nya yang digadang menggunakan flyte foam empuknya pas banget, bahkan buat jalan sekalipun.  TS belom coba lari di jalan sih, baru coba di tredmill sekitar 3km-an.  mayan kok enak, dan sepertinya cocok bakal lari jarak jauh deh.
untuk tingkat empuknya, flyte foam ini lebih keras dari fresh foam nya new balance, mirip2 cloud foamnya adidas, hanya saja karena ada gel di bagian depan & belakang terasa jadi lebih nyaman ketika dipakai berlari.

Selasa, 18 Juni 2019

mifa S1


akhirnya mifa lulus juga S1 nya 😅

karena punya pengalaman ndak enak soal earphone/iem bluetooth yang kejadian terus berulang, tapi butuh karena untuk joging or tredmilan biar ndak bosen, akhirnya TS terpaksa beli lagi setelah gear sebelumnya rusak 😅
ya, iem bluetooth umurnya tidak bisa lama, karena di dalamnya terdapat komponen batre dan dac, dimana semakin banyak komponen dalam satu cans maka semakin besar pula kemungkinan rusaknya.  setelah sebelumnya battery error pada mpow cheetah, kali TS harus merasakan suara ga balance kanan kiri pada xiaomi bluetooth, mau coba repair sih, makanya beli mifa ini untuk iem pengganti.

dijajaran iem mifa, S1 ini seri paling bawah, TS pilih karena keterbatasan budget, lagian cuma bakal joging aja ga perlu bagus suaranya.  kebetulan juga mifa indonesia lagi ada diskon untuk lini mereka, so dengan 200rb TS udah bisa mendapatkan iem ini.

secara fisik ini iem emang buat joging banget sih, ada lengkungan plastik untuk dikalungkan di leher bentuknya seperti bando, selain itu di kedua ujung iem terdapat magnet, membuat kedua iem menempel ketika didekatkan.  bahan earpiece karet nyaman di telinga, tombol navigasi ada di kanan terletak di ujung "bando"nya, tombol plus, minus dan on/off.

untuk suara (belum burn in), terdengar treble amat sangat menusuk, tajem banget.  sedangkan bas sedang2 saja tidak tight maupun bummy.  tapi suara treble & bass terasa jauh satu sama lain.  detailpun jadi berasa agak kurang.  mudah2an setelah masa burn in selesai, suara akan lebih detail nanti...

Sabtu, 08 Juni 2019

battery converter (konverter batere) AA to D


Kita sama2 tau nyari batere type D (besar) di warung saat ini sangat sulit ga kaya dulu.  kalo mau pasti dapet kudu ke retail modern atau bahkan ke supermarket, iya kalo pas kebetulan ada waktu, lha kalo pas mendadak & perlu banget kan repot.  untuk nyetok batere ukuran ini pun selain makan tempat, harganya pun lumayan dibanding yang ukuran kecil (AA).

Batere ukuran besar seperti ini sudah jarang digunakan pada elektronik, tapi masih dipakai di alat2 yang memerlukan pematik seperti kompor tanam atau water heater gas.  batere jenis ini masih digunakan karena memiliki ampere yang lebih besar dari ukuran kecil (AA).

dengan adanya konverter ini, batere AA bisa dipakai pada alat2 yang menggunakan batere ukuran/type D, memang amperenya jadi tidak sebesar type D, tentunya ini berdampak dengan jangka waktu pemakaian yang bisa kurang setengahnya.  tapi jangan khawatir, diluaran sudah banyak batere AA charger yang amperenya besar kok, enak malah kalo abis tinggal cas lagi ga usah beli 😁.

so, sekarang jika mendadak harus segera mandi atau harus masak tiba2 batere abis, ga perlu bingung lagi nyari2 batere ukuran besar di warung2, cukup pakai ukuran AA sebagai subtitusinya...

😊



Kamis, 02 Mei 2019

Jus Buah dan Sayur dengan HN RBC20

berawal dari ketakutan akan penyakit2 degeneratif yang mulai menyerang teman2 seumuran, ada yang terkena jantung, hipertensi, diabetes dan kanker, bahkan beberapa dari mereka sudah dipanggil duluan menghadap YME.

bercermin diri, apa yang dikonsumis setiap hari.  ya, kita akui saja, kita sangat kurang dalam mengkonsumsi serat, baik buah-buahan maupun sayur-mayur setiap harinya.  padahal serat tersebut dibutuhkan tubuh dalam proses memperlancar pencernaan, agar tubuh dapat lancar membuang kotoran dan racun2 dalam tubuh yang tidak diperlukan.  selain itu mengandung vitamin alami yang terkandung juga dibutuhkan oleh tubuh.

dikarenakan kita berdua kerja berangkat pagi & pulang malem, so waktu kita terbatas untuk beli sayur dipasar/tukang sayur dan masak setiap hari, maka kita putuskan pakai cara yang instan aja, yaitu nge-jus sayur dan buah tersebut.

di awal bingung gimana caranya dapat supply rutin buah dan sayur dengan kualitas bagus.  Alhamdulillah sekarang sudah banyak toko online yang menyediakannya, setelah dicoba beberapa kali, ternyata kuat kok distok selama seminggu di kulkas.  selain itu sebelum dipotong2 untuk dijus, baiknya buah & sayur tersebut di cuci dulu menggunakan sabun cuci yang bisa digunakan untuk mencuci buah & sayur, agar lebih higienis.

untuk membuat jus, TS memilih menggunakan alat slow juicer.  dipilih slow juicer karena sari buah yang dihasilkan lebih banyak dan lebih bagus hasilnya.  
kalau menggunakan blender maka output berupa ampas masih ikut terbawa.  kalau menggunakan fast juicer, sari yang dihasilkan lumayan banyak, namun ampas masih banyak juga.  beda dengan slow juicer, sari yang dihasilkan lebih kental dan banyak.  karena cara kerja mesin dengan sistem press dan bukan mencacah.


sari yang dihasilkan slow juicer lebih banyak dan kental.


Kamis, 07 Maret 2019

deep cool; Gammaxx 200T, Xfan 80 & 120




berawal dari suara kipas cpu yang berisik banget, sedangkan komputer untuk kerja adanya dikamar & ketika isteri sedang kerja sampai larut malam suaranya lumayan mengganggu.  akhirnya TS coba nyari cooler cpu yang suaranya lebih "tenang".

sejurus ditemukanlah cooler2 bersahabat dikantong dengan merk deep cool, setelah baca beberapa referensi diputuskan mengambil seri gammaxx 200T.  tadinya mau ambil yang kipas ukuran 80 tapi menurut review suaranya lebih berisik dari yang 120, tadinya juga mau ambil yang heatpipenya 3 tapi karena cuma buat intel core2 duo akhirnya diambil yang ber-heatpipe 2 dengan kipas 120.

pemasangannya lumayan rada ribet, karena cpu TS ukurannya relatif kecil, sehingga terasa sempit ketika memasang cooler ini.  kipas sebaiknya dilepaskan dulu dari dudukan agar pemasangan lebih mudah, karena dipasang pada socket lga 775 maka dudukan/adapter harus dipasang, mudah kok pemasangannya tinggal klik saja, sebaiknya bungkus platik pada pad cooler jangan dibuka, karena disana sudah ada thermal greasenya, nanti kalau sudah fix dipasang barulah dibuka supaya ndak berantakan.  pemasangan cooler pada lga 775 yang TS lakukan harus sedikit lebih ditekan untuk bisa mencapai kaitan kedua dudukan, setelah terkait cooler akan duduk kuat walaupun digoyang2kan.



soal suhu yang diklaim lebih adem dari heatsink bawaan processor TS sendiri belum membuktikan, namun dari sisi suara sudah terbukti  senyap banget nyaris tak terdengar, kalopun masih ada suara itu karena suara kipas psu yang mendominasi.

X120 & x80 pun suaranya tidak berisik, lumayan senyap dan sanggup mengalirkan panas keluar casing cpu.

cmiiw

marantz pm6006




karena ngerasa udah cukup lama dengan amply smsl & little bear, TS mutusin untuk upgrade amply.  setelah search beberapa referensi, akhirnya TS putuskan untuk coba ambil merk marantz, modelnya pun yang sejuta umat sesuai rekomen majalah hifi yaitu PM 6006.  salah satu jajaran entry level dari marantz.
sebagai gambaran, untuk build amply inimemiliki bentuk lumayan classic & elegan, apalagi TS ambil yang warna hitam.
dan ternyata serie ini benar2 pure amply, tidak ada tuner ataupun benefit lain, amply tok ! 
pada menu hanya ada option adjust standard seperti; pengatur bass, trebblen& balance, pengatur volume, pengatur opsi input, dan beberapa tombol lain. 
tapi kelebihan amply ini sudah ada input untuk phono, sebuah coaxial dan dua input toslink (optical)

tes sound pertama kali pakai kaset, coba setel lagu anak2 semut2 kecil & kenny g.  keduanya lumayan clear suaranya, tapi ya karakter suaranya kaset, ga bisa sebening cd.
tes kedua pakai bluetooth receiver, kebetulan TS pakai PX BTR 1600 (support aptx & source dari spotify - streaming hi ress dari gadget support aptx), percobaan pertama pakai input analog, suaranya clear, lebih bening dari kaset tentunya, percobaan kedua pakai kabel toslink/optical,  hasilnya sedikit lebih clear dari kabel analog.

warna suara yang dihasilkan amp ini cenderung netral ke arah bright (tidak ada effect 3d dsb), separasi biasa saja, instrument & vokal balance, vokal biasa tidak terlalu bulat, bas pun  cukup & ndak boomy.  yang terlihat jelas adalah di detailnya, suara terdengar jelas disetiap instrument, pegucapan vokal juga terdengar jelas, mungkin karena sudah mendukung format hi res.

source dicoba menggunakan file flac & wma ripping cd audiophile dengan sony walkman a35 yang sudah support LDAC, karena source support hi ress otomatis suara juga lebih detail dibanding source dari spotify

CMIIW

Sabtu, 13 Oktober 2018

adidas pureboost 2017



TS Pertama kali liat sepatu ini awal 2018, dari pertama kali liat sebenernya udah jatuh hati, sayang aja harganya yang masih ga masuk akal.  
Tapi untungnya, merk adidas itu kalau sudah masuk model yang lebih baru, maka model lama mereka jual dengan diskon bisa lebih dari setengah harga.  dan bener kata orang, jodoh itu ga kemana, TS akhirnya dapet juga ini sepatu di salah satu marketplace dengan diskon yang lumayan waw 😅, lagian TS juga malah ga demen model barunya 2018 pureboost DPR.

yang membuat TS tertarik model ini, adalah karena sesuai namanya pureboost, outsol nya bener2 isinya boost aja, ga campur dengan cloudfoam seperti sepatu TS sebelumnya.  mungkin frame nya ndak sekuat response st (sepatu sebelumnya), tapi karena bahannya terdiri dari boost semua maka sol nya diklaim lebih empuk untuk lari jarak jauh.  selain itu bahan upper sol yang terbuat dari knit (rajutan) membuat lebih pas karena mengikuti kontur kaki.  walhasil secara keseluruhan menjadi lebih nyaman.

setelah dicoba untuk lari sekitar 2km & jalan 5km, yang TS rasakan sepatu ini bener2 nyaman & empuk 😁  upper sol dari bahan rajutan membuat ndak terasa sedang pakai sepatu tapi seperti sedang pakai kaos kaki

Jumat, 24 Agustus 2018

setang fatbar pada satria FU




Untuk postur tubuh dengan tinggi lebih dari 160cm menaiki satria fu dengan setang bawaan dalam durasi lumayan lama cukup bikin tangan pegel, belom lagi kalo boncengan, pas ngerem beban boncengger terasa di tangan.  Walhasil TS memutuskan untuk mengganti dengan setang model biasa.

search beberapa referensi baik artikel maupun youtube, kebanyakan raiser (pegangan setang) yang digunakan adalah kaki ganda, sedangkan lubang di segitiga atas fu hanya ada satu, walhasil satu kaki menggantung, beberapa review mengklaim konstruksi tersebut kuat walau satu kaki menggantung, tapi entah mengapa TS kok ngerasa tampilan jadi aneh bin janggal aja 😅



setelah mencari referensi beberapa raiser berkaki tunggal, akhirnya didapatkan dua jenis raiser yang bisa dipakai.  pertama bisa menggunakan raiser bawaan klx 150, kedua membeli raiser after market berkaki tunggal seperti yang TS gunakan.
keduanya tetap ga bisa PNP, karena baut bawaan dari raiser berukuran L10.  sedangkan bolongan pada segitiga atas fu hanya cocok untuk baut L8, kita perlu mengganti baut bawaan dengan ukuran L8 dengan minimal panjang 5cm, tentunya dengan tambahan ring di kepala baut, karena ukuran baut lebih kecil, mencegah agar tidak oblak.

pertama yang harus dikerjakan adalah melepas semua instrumen  di stang bawaan, seperti kopling, handle gas, panel lampu dll.
lalu dilanjutkan dengan melepas setang.  sebelum memasang raiser garpu perlu diadjust panjang shock depan, sedikit diturunkan sampai tidak mentok dengan setang yang akan dipasang, setelah ok baru proses pemasangan raiser & setang dilakukan.  tentunya diukur terlebih dahulu dengan posisi riding yang nyaman sebelum raiser dikencangkan.
raiser & setang yang dipakai TS kebetulan adalah tipe fatbar, perlu sedikit pemotongan 2,5cm dikedua ujungnya menggunakan gerinda agar tidak terlalu panjang.

setelah setang terpasang kokoh tibalah dibagian yang paling ribet. hooh pemasangan instrumen setang yang tadi kita pretelin satu persatu.  hal ini jadi ribet karena panjang kabel fu terbatas, sementara karena ganti setang, kabel banyak yang ga nyampe ke dudukan barunya 😂😂😂, walhasil mau ga mau kita kudu buka batok lampu, copot semua jack & runut kabel satu persatu supaya kabel bisa punya space rada panjangan & instrumen bisa terpasang manis di setang 😁  siapin aja banyak selotip listrik & kabel ties biar jadi rapih penempatan kabel2nya 👍

setelah urusan kabel beres, jangan lupa pasang batok & body kembali, awas ada baut yang ketinggalan dipasang 😅




Jumat, 27 Juli 2018

Keihin PWK 28 @Satria FU 2008




Bosen karbu lamanya (pe28 thailand) susah langsam,   Akhirnya TS memutuskan untuk coba ganti pakai karbu bawaan kawasaki 85 (trail) yang sudah ga awam lagi di dunia motor 4 tak yaiu keihin PWK 28.

Karbu lama sebenernya sudah ganti noozle & jarum pake punya PWK 28 juga tapi karena pe28 itu sendiri asalnya bukan untuk motor 4 tak, makanya rada susah nemuin settingnya.

ketika pergantian, kabel gas tidak perlu diganti, karena ternyata panjangnya pas dengan pe28, karena ukurannya sama, pilot & mainjet tinggal mindahin aja dari pe28, yaitu ukuran 38pj dan 115mj.  Tapi ternyata pas dicoba ternyata pj nya masih kurang basah, sehingga harus naik ke ukuran 40.  mungkin karena FU TS sudah pakai filter kertas koso bukan bawaannya.

ketika sudah langsam motor pun dicoba.  rpm bisa langsam di putaran bawah 1000-1500, ga kaya pas pake pe28 yang untuk langsam harus diatas itu.  ketika lari diputaran bawah pun galak, ga ada gejala kosong/hilang seperti ketika pakai pe28.  putaran atas relatif sama dengan pe28, tapi TS belum sempat nyoba secara maksimal.  mungkin di lain waktu ada kesempatan untuk tes larinya lagi 😅

btw karena memang dirancang untuk motor trail, karbu ini ga bersahabat untuk putaran bawah, alias brebet kalo diajak pelan, sehingga ga cocok untuk rute yang banyak stop & go nya dan lebih cocok jika dipakai untuk perjalanan jauh.

---------------------------------------------------------------------------------------
setelah dicoba beberapa kali, ga tiap hari ya maklum bukan motor untuk harian, terasa perbedaan yang cukup signifikan dibanding ketika menggunakan pe28 thailand, kebetulan pe28 sebelumnya sudah sedikit di adjust sedikit, jarum karbu menggunakan tipe JJH kepunyaan PWL dan noozle serta mainjetnya pakai kepunyaan PWK.

Ketika menggunakan PWK rmp bisa langsam idle di angka 1000-1300, beda dengan waktu pe yang naik turun 1500-3000.  tenaga menggunakan pwk rata dan terasa padat dari rpm bawah sampai atas, tapi ga segalak ketika menggunakan pe 28 thailand sebelumnya.  Apa mungkin efek jarum JJH nya yang bikin tenaga di pe 28 jadi galak ?!?

TS akan coba cari tahu lagi...


---------------------------------------------------------------------------------------

penasaran dengan performa pwk yang jauh dari pe custom, akhirnya needle bawaan pe lama (jjh) dipindahkan ke pwk (needle NAPE),
akselerasi jadi naek, tapi tetep ga segalak pe custom 🤔🤔🤔

Rabu, 11 Juli 2018

adidas response ST




Karena penasaran dengan teknologi "boost" nya adidas, akhirnya TS memutuskan untuk mencoba salah satu lini boost tersebut, Response ST.

Menurut beberapa literatur, partikel boost yang ditanamkan adidas pada midsole nya diklaim bisa mengembalikan/memantulkan energi lumayan besar, mereka mengharapkan para user yang menggunakan produk mereka lebih optimal dalam menggunakan tenaga yang dipakai.

Teknologi ini merupakan pengembangan dari teknologi foam yang pertama kali dipakai merk crock, yang sebelumnya dikembangkan lewat brand "cloud foam" & "bounce" oleh adidas.

mungkin jika diibaratkan, jika cloud foam itu kasur busa, maka boost itu kasur latex, sama2 empuk namun boost lebih nyaman, sehingga cocok banget untuk yang suka lari jarak jauh seperti maraton.

oh iya, response ST diperuntukan untuk kaki low arc, ceper kalo kata bahasa orang sini 😅

overall, boost layak dan rekomendedlah untuk digunakan para runner, terutama  jarak jauh, karena selain bobotnya yang lebih enteng, sol ini juga membuat pemakai lebih nyaman ketika menggunakannya

cmiiw