Rabu, 13 September 2017

MPOW MBH6 BLUETOOTH IEM



akhirnya bluedio Q5 harus mengakhiri masa baktinya, hal yang lumrah untuk sebuah iem produksi china memiliki umur yang relatif singkat (sekitar 2 tahun) suaranya jodoh untuk disandingkan dengan hape ketika joging atau tredmillan menggunakan pemutar musik online spotify.
untungnya udah sebulanan TS browsing2 iem bluetooth, dan sama seperti benda2 yang lain, sim salabim besoknya sudah ada ditangan berkat tokopedia 😅

kali ini pilihan TS jatuhkan kepada MPOW MBH6.  Pertanyaan yang muncul pertama kali kenapa ga sony, jabra atau plantronic ?!?  karena sehebat apapun kekuatan batre iem bluetooth pasti akan menemui ajalnya juga, sedangkan saat ini replacement batre untuk iem2 bluetooth di indonesia belum ada, so beli aja yang merk china lagi, cuma kali ini yang rada bagusan merknya 😅

alasan kenapa merk & type ini ?!? kebetulan setelah melakukan beberapa pencarian merk ini sudah terbukti kualitasnya (review), dan type ini adalah seri tertinggi untuk bluetooth di merk tersebut, karena sudah menggunakan teknologi bluetooth 4.1, support noise canceling & codec aptx 😱

dilihat dari tampilan fisik, TS ga nyangka finishingnya akan sebagus ini, karena seandainya dimerk in brwnd mahal pun ga ada orang yang akan curiga 😁
cara pakai seperti gambar terlampir di atas , dilingkarkan di belakang kepala.  
Terdapat satu tombol serbaguna serta dua tombol + dan - untuk adjust pada iem, sama seperti iem bluetooth umumnya

untuk suara, jujur TS sempet bengong sebentar begitu pertama kali denger suaranya, power yang dimiliki jauh lebih besar dari semua iem bluetooth yang pernah TS coba, sedikit diatas sony nws413.
coba dengerin rock, hars terasa di nada tinggi, tapi TS paham bgt hars ini bukan karakter suara asli melainkan karena blm selesai burn-in, ga mo terlalu maksa coba dengan jazz, astaga baru pertama kali denger suara model gini dari iem bluetooth 😱 vokal clear & center, detail cukup jelas terdengar, dan yang paling bikin pangling adalah separasi yang jelas antara instrumen juga vokal, sehingga soundstage terasa luas seperti nonton konser (tp bukan surround ya), untuk nada2 rendah bass terasa cukup dan punchy, ah ampe bingung mo nulis apa lagi 😅
yang pasti TS takjub 😍

so untuk yang baru mau beli iem bluetooth daripada bingung coba sana-sini langsung aja ambil type ini 😁

masih nunggu sampai burn-in selesai untuk review lebih akurat, tapi kali ini TS sepertinya akan burn sambil dipake aja, abis gini aja udh enak
😛



Selasa, 05 September 2017

Huawei E5575 4G LTE



Dikarenakan sinyal bolt dikantor putus nyambung kaya judul salah satu goup alay di tanah air, TS memutuskan untuk ganti provider.  Namun karena modem bawaan bolt hanya bisa dipakai untuk kartu bolt saja, terpaksa kita mencari modem baru.

klak-klik toped nemu modem huawei model ini, dan simsalabim besoknya itu modem udah sampe di meja.

Dari segi fisik, bentuknya nggak banget, gede untuk ukuran modem.  Sebenernya sih modemnya kecil, relatif sama dengan modem-modem lainnya, yang gede itu docking chargernya, bentuk yang besar ini jadi sedikit bermasalah jika dicolokkan pada stop kontak paralel karena colokan disebelahnya jadi ndak bisa dipake, makan tempat banget dah pokoknya.
Tapi ternyata besarnya ini membawa faedah tersendiri, sebab TS pakai modem ini 6 hari, 24 jam siang malam tapi ndak pernah sekalipun overheat, bahkan ketika digunakan full load. mungkin karena peletakan komponen yang ga rapet sehingga banyak rongga udara di dalamnya.

Untuk koneksi, daya pancar wifi cukup lumayan, kira-kira 1,5X dari mifi bolt yang pernah TS pakai, untuk penerimaan TS belum bisa ukur, sebab diruangan ini terdapat pemancar dari provider yang kita pakai jadi ndak etis kalo disini TS komentar bagus atau tidaknya sinyal tangkapnya.
Yang pasti selama kita pakai, kita hanya matikan di hari sabtu siang dan dinyalakan kembali senin pagi (minta tolong OB), dan selama kita pakai belum pernah terkendala dengan koneksi sehingga ga perlu direset atau terjadi overheat pada modem mifi.

hasil speestest dengan indosat ooredo

selain menggunakan docking, bisa juga power di hubungkan dengan micro usb, jika batre dicopot bisa difungsikan sebagai pengganti docking.

Kesimpulan yang bisa diambil Point plus dari modem mifi ini adalah tidak perlu lagi membeli batre dummy karena tinggal colok ke docking, setelah bateray nya dicopot maka modem bisa terus-terusan menyala sepanjang hari dan malam.
kekurangannya selama ini baru ada pada bentuk yang besar sehingga makan tempat ketika dicolok ke sumber listrik

cmiiw
:)

Kamis, 24 Agustus 2017

Bluetooth Receiver PX BTR 1600



awalnya TS tertarik untuk upgrade bluetooth receiver logitec dengan yang baru karena dirasa ada yang kurang dengan soundnya.  Beberapa kali browsing tertarik dengan dua pilihan yaitu audio engine B1 & sony BM 10, untuk pilihan pertama ndak diambil karena harga yang relatif mahal, untuk kualitas memang bagus tapi sayang nanti amp & pre amp nya kebanting 😅, untuk pilihan kedua pun terpaksa ndak dipilih karena ternyata barang sudah discontinue, beberapa kali cari yang 2nd pun belum nemuin 😅

Coba browsing lagi di onlineshop merk yang banyak dipakai disini, ternyata nemu merk china px BTR 1600.  Semua review mengatakan bagus, gosipnya juga receiver ini berchip soundkan wolfson, chipsound legendaris yang dipakai jajaran ipod 1-5.5

Sejurus, benda tersebut sudah ditangan.  Sekilas penampakan fisik benda ini nampak jelas banget build china nya yang khas kurang dalam quality control, tampak lecet pada cetakan chasing disana-sini hingga tak nampak seperti barang baru.  Untuk ukuran dimensi nyaris sama dengan logitec seperti pada gambar terlampir, hanya saja tebalnya setengah dari logitec.  Hadir dengan adaptor 5 volt 500ma & colokan bundar, nampaknya bisa pakai adaptor handphone jika bawaannya rusak, namun konektornya harus pakai sama dengan bawaan

Masuk ke impresi, ternyata suara yang dihasilkan 11-13 dengan logitec, dimana PX memang memiliki suara lebih clear dikarenakan karakter suaranya yang sedikit lebih bright.  TS akan coba jelaskan sedikit dimana letak bright nya, vokal agak mundur (amat) sedikit, lebih tipis (langsing) dibanding logitec sehingga instrumen lebih terdengar jelas, bass responsif namun ndak setebal logitech, terdengar agak hars halus di nada tinggi, semoga ini hanya efek karena belum selesai burning.  Kesimpulan yang bisa diambil dari impresi PX BTR 1600 cocok untuk all around ini hanya saja lebih clear & bright bagi bass lover, namun untuk pemilik amp yang bisa di adjust (equalize) hal ini bukan hal yang krusial.

sekian riview dari TS, nanti jika ada perubahan signifikan setelah 100 jam burn in akan ditambahkan pada tulisan ini

😁😁😁

---------------------------------------------------------------------------
setelah pemakaian 3 minggu, output suara terdengar jauh lebih rapih, baik instrument maupun vokal, hars mulai hilang disana sini, namun karakter suara masih masa seperti yang digambarkan diatas

Minggu, 20 Agustus 2017

black decker string trimmer





Terkendala dengan rumput halaman depan-belakang yang tumbuh subur dimusim penghujan, dan badan tambun yang melelahkan jika harus terus2an jongkok motong rumput, TS akhirnya memutuskan mencari alat potong rumput elektrik.  Setelah mencoba browsing akhirnya diputuskan ambil merk black decker, selain garansi 1 tahun, sparepart pun lengkap dengan pusat service di LTC glodok.

Alat ini menggunakan daya sebesar 450 watt, dengan alat potong berupa senar yang bisa di refil jika sudah habis.
Metoda potong menggunakan senar ini menguntungkan, karena jika terkena benda keras seperti batu, besi dll maka alat potong tidak akan rusak, selain itu alat potong tidak perlu di maintenance (asah), karena jika senar sudah pendek maka bisa dipanjangkan lagi sampai lilitan habis dan harus diganti dengan refil yang banyak dijual di toko online

Yang pasti sekarang TS ga perlu repot2 jongkok lagi waktu motongin rumput
😁😁😁
✌️

Senin, 03 April 2017

xiaomi (huami) Amazfit

apes tak terduga, gelang vivofit TS jatuh ntah dimana ga ketemu, ah mungkin emang udah digariskan untuk ganti 😢
awalnya tertarik dengan samsung fit gear, dikarenakan memiliki bentuk yang relatif sama, tapi ndak jadi ambil karena cuma kuat nyala sehari, sehingga harus ngecas tiap hari, ah males jadinya padahal suka banget sama modelnya 😢
dan pilihan pun jatuh pada xiaomi amazfit.
dari bentuk, lebih cocok dikatakan jam daripada fit band, ya karena memang fungsi utama secara tampilan memang jam tangan 😁
fitur lumayan lengkap di kelasnya karena sudah mengusung gps, sekelas dengan fit gear seharga 2x nya,
sayangnya karena belum lama launching TS hanya mendapatkan versi china, karena versi internasional belum bisa masuk ke indonesia, walhasil masih menggunakan rom inject 1.2.8 namun sudah berbahasa inggris, dengan kekurangan ndak bisa update ota 😢
tapi gapapa, toh tujuan TS pake gear fit memang untuk memantau aktifitas fitnes or joging selepas proses recovery tangan pasang pen kemarin.
kita perlu download aplikasi amazfit di google play untuk sinc dengan gear, menu simpel & mudah dimengerti untuk setting seperti model tampilan jam, ukuran satuan sampai aplikasi apa saja yang ingin notifikasinya ditampilkan di gear,
namun untuk memantau olah raga maka kita perlu menginstall lagi aplikasi mifit, aplikasi ini nanti akan menarik data dari amazfit untuk dibuat rekapnya sehingga kita bisa menganalisa  dari mulai jumlah & jarak langkah/lari, berat badan/bmi, heart rate, kalori, sampai waktu tidur efektif,
yowes lah liat gambar saja biar ndak bingung ya,
oh iya untuk pemakaian normal (connect bluetooth hp) gear ini mamou hidup sampai 4 hari untuk di cas kembali, tapi jika gps hidup maka waktunya bis berkurang setengahnya,













overall seperti biasa, xiaomi selalu menelurkan barang2 di luar expetasi kita atau mungkin bisa dikatakan overspec, but untuk yang ndak buru2 TS menyarankan mending nunggu yang versi international supaya bisa update ota, karena banyak perubahan dan penambahan feature signifikan disana

---------------------------------------------------------------
penampakan setelah update apps pada mi fit :






Senin, 27 Maret 2017

EARTIPS FOAM

Salah satu jenis eartips yang ada di pasaran adalah berbahan FOAM atau biasa kita menyebutnya BUSA.  Keunggulan eartips ini dibanding dengan yang bebahan silicon seperti pada bawaan iem adalah lebih banyak menyerap suara bass, sehingga produksi bass yang dihasilkan jauh lebih besar dari yang berbahan silicon, pada beberapa IEM bahkan sanggup meningkatkan produksi bass lebih dari 30%.
Namun perlu diperhatikan untuk ukuran dari eartips ini karena untuk FOAM ada dua ukuran, yaitu ukuran dalam, yang berhubungan langsung dengan body IEM dan ukuran luar yang berhubungan langsung dengan telinga kita.

SO, jika IEM kita dianggap memiliki respons bass yang sedikit, ndak salah untuk mencoba eartips dari bahan FOAM ini :)




Xiaomi Metal Box Micro SD

Berhubung logitech X100 dirasa udah mentok suaranya segitu2 aja, maka kita bertiga memutuskan untuk upgrade speaker di ruangan kecil ini, level diatas sedikit dan harga yang ga beda jauh hanya terpaut dari setengah harga X100 maka kami memutuskan meminang speaker kecil ini, Xiaomi metal Box Micro SD.
Walhasil dengan beberapa jurus klak-klik dan berkat jasa abang2 gojek maka simsalabim tibalah mini speaker tersebut di hadapan kami hari ini juga.

Review singkat before burning 100 hours, karakter lebih dominan ke arah bass namun tidak boomy di volume tinggi, treble nya pun tidak bisa dikatakan jelek karena cukup jernih dan tidak menusuk, suara instrumen pun terdengar jelas dengan separasi yang lumayan, Vokal lumayan maju sehingga untuk lagu berakarker vokal seperti accoustic cocok banged, selain itu terdengar efek surround sepertinya ini cocok juga buat temen nonton pelem di leptop deh :p

Sambil nunggu selesai burning 100 jam, overall dengan harga segitu mini speaker ini sudah lumayan bisa dikatakan overspec
:)
---------------------------------------------------------------------------

setelah 100 jam burnin :
karakter suara lebih ke arah detail, cocok buat musik akustik, rada ga cocok untuk basshead karena memang driver bass kecil ndak sebesar onik harman kardon,  dipakai nonton juga enak karena efek surroundnya itu, tapi masih kalah power jika dibandingin sama mifa, bahkan mifa f1 jajaran paling bawah

cmiiw

Kamis, 09 Maret 2017

recable pada iem/earphone

TS pertama kali recable, adalah waktu mengalami rusak kabel pada iem ostry (gambar ke 2), jika orang lain melakukan recable untuk mendapatkan efek warna suara yang berbeda karena pergantian materi pada kabel dan timah solderan, berbeda dengan TS yang melakukan memang karena kabel lama iem sudah terlalu pendek jika dipotong lagi karena sudah 2x dipotong, walhasil kabel yang digunakan pun dipilih yang memiliki karakter hampir sama dengan bawaannya karena sudah merasa cocok dengan suara bawaannya.
untuk recable keduapun sama, dilakukan karena kabel mengalami kerusakan dan terpaksa harus diganti.
perbedaan pada kedua kabel ini adalah dari material kabel dan isolasi (bagian pembungkus kabel) dimana kabel ostry berbahan plastik laminating sehingga lebih keras dan susah untuk digulung.  Sedangkan pada VSD 3S memakai pelindung yang lebih elastis agar dapat digulung ditempatkan ke case iem.

Overall, jangan pernah berharap perubahan akan terjadi cukup signifikan pada pergantian material kabel ini walaupun memang ada sedikit perubahan pada proses recable ini, karena jenis driver lah yang akan menentukan warna suara dari suatu cans, CMIIW :)


Sabtu, 25 Februari 2017

automatis flow switch pada pompa/booster/pendorong

kali ini TS akan bahas sedikit tentang automatis on/off yang biasa diaplikasikan pada pompa air,

untuk kebanyakan pompa air yang beredar di Indonesia, automatis on/off nya berdasarkan tekanan air, mekanismenya adalah tekanan air yang tinggi akan membuat saklar memutus aliran sehingga mesin pompa akan mati, teknik ini baik2 saja diterapkan pada instalasi pipa yang masih bagus dan tidak mengalami kebocoran, namun pada instalasi tua hal ini tidak bisa diterapkan, karena tekanan air akan terus bekurang akibat kebocoran yang timbul karena umur pipa

oleh sebab itu biasanya automatis on/off berdasarkan aliran air biasanya lebih sering dipakai pada case2 seperti ini.  Pada pompa pendorong/booster biasanya alat ini sudah terpasang bawaan mesin, namun untuk pompa lainnya yang akan difungsikan sebagai booster harus membeli alat ini secara terpisah,
nah berhubung TS memakai pompa dangkal yang digunakan sebagai booster dengan alasan tekanan yang jauh lebih kuat, maka TS coba mengaplikasikan alat ini.

on/off alat ini berdasarkan aliran yang masuk ke dalam mesin (pemasangan alat di pipa masuk (in)), pada alat ini saklar on baru menyala ketika ada aliran yang lumayan besar melewati pipa, jika suatu saat terjadi kebocoran (walau kecil) pada instalasi pipa maka tidak akan memicu saklar on seperti yang terjadi pada automatis base on pressure,
pemasangannya cukup mudah, selain penempatannya berada di jalur air masuk (ukuran yg dipakai TS 3/4inc) kabel pada alat tinggal disambungkan ke kabel bekas automatis sebelumnya yg sdh tidak dipakai lagi, atau jika mesin sebelumnya tidak memakai alat automatis spt ini cukup sambungkan seri ke kabel power,
berikut penampakannya :

Senin, 23 Januari 2017

walkman sony nw-a35

setelah setahun menggunakan handheld (handphone)+ poweramp (apps), akhirnya kuping berasa kudu naek kelas karena rasanya sudah mulai jengah,
sempat sedikit bingung diantara 2 pilihan dengan budget yang relatif sama, ipod touch 16gb atau sony nw-a35,
pertimbangannya, jika pilih ipod selain digunakan untuk pemutar musik maka bisa dipakai juga untuk berseluncur di dunia maya, game dan lain2, sedangkan jika walkman sony maka cuma bisa dipakai untuk dengerin lagu aja,
walhasil maka diputuskan untuk ambil walkman sony dengan pertimbangan; chip sound yang lebih serius, hi-res sound dan expand memory external sampai dengan 200gb
-------------------------------------------------------------------
setelah burn-in 25jam :

warna suara berubah ndak terlalu banyak, seperti review di beberapa media, karakter suara memang warm, bass jauh lebih berbobot ketimbang menggunakan beberapa handheld (termasuk merk sony) bahkan dengan tunning bass maksimal,

untuk detail jelas lebih karena walkman memang dikhususkan sebagai pemutar musik (hi-res), sempet kaget ada beberapa suara yang terdengar yang tak pernah terdengar sebelumnya ketika menggunakan handheld, untuk separasi tidak terasa perubahan signifikan jika dibanding pemutar musik yang berkarakter bright seperti colorfly c3, namun untuk penggunaan file hi-res seperti dsd karakter suara terasa berbeda jauh, lebih detail walau warna karakternya tak jauh dari warm,

dsini TS hanya mencoba file dsd bawaan dari player, hasilnya lumayan detail (maap blm koleksi dsd :p), karena selama ini baru sampai tahap flac & wav maka TS pun melakukan tes seadanya aja, subhanallah sierra sutedjo, sandy sandoro, sting, ari lasso, bon jovi dkk kedengeran waw suaranya :v
pengguna entry level atau fanboy ipod dijamin suka karakter2 warna suara seperti ini

untuk koneksi bluetooth berhasil tersambung dengan earphone abal2 seperti bluedio, tapi anehnya ndak bisa conect dengan jabra sport :(
---------------------------------------------------------------------------
setelah lebih dari 100 jam :
suara yang keluar jauh lebih detail dari pertama kali unboxing, bass tetap namun detail2 nada tinggi mulai keluar, karakter tetap warm dan bukan ke arah bright

tips :
pada memory external terlebih dahulu dibuat folder "music" baru folder lagu di drag disana agar player bisa mengenali



Jumat, 06 Januari 2017

pen tulang

pertama kali dalam sejarah TS mengalami patah tulang, dan pertama kali juga melakukan pasang pen, sedih 
bermula kecelakaan ketika bermain inline, saat itu TS memutuskan untuk dibawa ke tempat urut legendaris "haji naim", setelah dua kali datang, TS coba melakukan review dengan melakukan rontgen, dan hasilnya mengejutkan karena bentuk tulang patah tdk tersambung lurus
sejurus TS ke dokter bedah tulang untuk meminta 2nd opinion, dan akhirnya diputuskan untuk operasi
untuk yang mengalami patah tulang sejenis, TS sangat merekomendasi dilakukan sambung pen, apalagi jika korban adalah orang yang "petakilan" secara tulang yang tak tersambung baik kedepan akan sangat rawan patah kembali jika tak tersambung sempurna, selaim itu jika menggunakan pen, recovery akan semakin cepat, terbukti satu minggi TS sudah bisa mengetik laptop bekerja di kantor


lynx terminator

kangen jaman esempe,
dulu pertama kalinya di indonesia booming inline skate, pernah punya merk california pro tapi males nyari di gudang dirumah nyokap
ud bbrapa tahun yang lalu kepengen tapi baru kesampean tahun ini, search di toped, sebenernya sih pengen merk seba tapi berhubung cuma bakal maen biasa bukan pro akhirnya ambil yang made in china dengan merk lynx
seri terminator ini model yang memiliki bearing jenis 9p, paling lumayan di banding model lainnya, untuk ukran boots 40 keatas konfigurasi diameter ban 80-78-78-80,
ketika dipakai, model dan bahan boots nyaris sama kualitasnya seperti merk2 pro, hanya saja entah kenapa produk china selalu modelnya bercorak "norak", sehingga TS memutuskan untuk menghilangkan stikernya
ketika dipakai, frame almunium cukup kokoh menopang TS yang lumayan "babon", ban empuk & terpenting bearing lancar jaya memutar ban karet sehingga gesekan lumayan terminimalisir
overall, sangat lumayan untuk entry level yang ingin sekedar santai atau bahkan melakukan slalom

Kamis, 10 November 2016

Vsonic VSD3S

iem ini sempet jadi tren di tahun 2014-2015, seperti biasa vsonic suka sekali menelurkan produk2 yang kualitas jauh berada di atas harga, dan yang mbuat iem ini digandrungi adalah kabel nya sudah menggunakan sistem detachable dimana kita mudah jika ingin melakukan recabling,
TS tertarik karena kebetulan ada yang jual 2nd di group kerehore, sim salabim dalam 3 hari iem pun sudah ditangan
review :
acuan TS dalam meriview adalah iem yang selama ini rutin dipakai ostry kc06a dan pernah merasakan vsonic gr02be, musik yang rutin didengarkan adalah punk, ska, hardcore
untuk bass lumayan berbobot untuk ukuran single driver, vokal agak mundur sedikit kebelakang, dan seperti biasa vsonic selalu mempunyai staging yang luas yang membuat kita berasa sedang mendengar konser, respons bass agak sedikit tertinggal dibanding ostry kc06a hanya saja untuk kuantitas menang iem ini ✌
cocok banget dipakai untuk penikmat musik all around, walau agak kurang jika disandingkan dengan punk atau musik rock yang menggunakan double pedal pada drumnya
kesimpulannya iem ini luar biasa di price list yang ditawarkan, sangat rekomended untuk entry - mid level dengan budget dibawah 1jt

Kamis, 27 Oktober 2016

MAHA POWEREX MH-C9000

sudah sejak lama TS pengen banget punya charger battery (batre) seperti ini, akhirnya kesampean juga dikadoin sama istri, sungguh istri yang soleha :p
TS tertarik dengan charger ini karena selain bisa charge & discharge, alat ini bisa melakukan analisa dan merefresh batre chargeran, dengan menganalisa kita tau diangka berapa mAh batre charger kita saat ini, yang notabennya nilai mAh suatu batre chargeran akan turun seiring dengan waktu dan pemakaian.
Dan yang utama, dengan merefresh batre kita dapat memaksimalkan & memperpanjang umur pemakaian batre itu sendiri, karena dengan merefreshnya maka akan membantu menghilangkan memory efek yang tertinggal pada batre saat kita melakukan pengecasan dengan cara yang salah

pada device ini batre yang dipakai hanya bisa dari jenis NimH dan NiCd, ukuranpun hanya AA & AAA

Beberapa mode pada device yaitu ; charge, refresh analyze, break-in, discharge & cycle yang dapat digunakan sesuai kebutuhan.  Maksimal charge yang bisa dilakukan adalah 20A dan discharge 0.1A

Minggu, 07 Agustus 2016

SINUSITIS

TS sedari kecil sudah mengidap alergi dingin, so ud ngalamin duluan yang namanya sinus sebelum orang lain banyak mengeluh sekarang. 
Alergi dingin, disaat anak2 kecil lain bisa makan es krim TS cuma bisa pelampiasan makan bakso, sampai sekarang 😂😂😂 disaat anak2 lain rutin renang sebulan sekali dari sekolahan, TS cuma bayar iuran dan mengerjakan tugas pengganti nilai, bahkan sampai saat ini TS masih sering flu jika kehujanan, but itulah hidup, nikmati saja 😁😁😁

Bolak balik spesialist THT ud jadi kerjaan rutin saat itu, operasi mungkin salah satu cara umum selain alternatif seperti gurah, tapi obat sejati penyakit ini cuma satu yaitu olahraga
Udara yang keluar masuk sacara kontinyu melancarkan saluran pernafasan, selain itu tubuh panas membuat metabolisme & daya tahan tubuh menjadi meningkat

TS jadi ingat, sewaktu sd dulu setiap pagi sehabis subuh rutin melakukan joging ditempat selama 15 menit sampai keluar keringat, sampai smp sudah mulai berani joging keluar rumah keliling komplek
TS masih ingat teman2 banyak yang mengejek ngapain keluar pagi2 joging sendirian ? sudahlah toh mereka ndak tau rasanya bolak balik ke dokter spesialis minimal sebulan sekali, belum lagi biaya yang harus dikeluarkan ortu
TS juga sempat rutin joging dirumah diatas tredmill listrik, sampai suatu saat bosan terus2an melihat tembok dan pergi ke gym yang menyediakan tredmill seminggu 3x, selain itu karena disana juga ada alat2 lain penunjang olah raga, ya disaat orang2 pergi ke gym karena kekinian TS terpaksa melakoninya karena kewajiban 😢😢😢 dan tentunya sesekali TS masih suka lari pagi jika waktu senggang

maap jadi curhat,
so kapan kita mau mulai olah raga ???
😁😁😁

Minggu, 31 Juli 2016

Nasi goreng besek hajatan

Seringkali kita membuang nasi ketika mendapat besek hajatan dari tetangga, mungkin sebagian besar dari kita ga suka dengan nasi yang agak sedikit keras karena beras yang digunakan adalah pera (atau apapun lah bahasanya)
Sering buah kerupuk dan lauknya yang kita ambil untuk dimakan.  Padahal tanpa kita sadari di luar sana tapi masih di Indonesia banyak orang yang kurang beruntung ga bisa makan nasi seperti kita.  Berikut TS punya sedikit solusi bagaimana memanfaatkan nasi tersebut.

Nasi goreng, yah nasi yang seperti inilah (agak keras) yang biasanya digunakan untuk membuat nasi goreng oleh tukang nasi goreng.
Pertama2 pisahkan sayurnya, karena makan sayur dan nasi goreng sepertinya kurang cocok, lalu potong2 lauk yang ada spt ayam/daging dan telur, jika ada sambal seperti sambal ati, sambal balado dan jenis lainnya kita bisa campurkan sebagai bumbu ke nasi goreng, dan mulailah memasak.
Nyalakan kompor, masukan nasi dan sambal atau bumbu balado dari besek tersebut, setelah rata masukkan lauk2 yang telah dipotong2, setelah teraduk maka cicipi nasi tsb dan tambahkan bumbu sesuau selera (garam/kecap asin/minyak ikan atau masako) aduk terus hingga matang dan merata.
setelah selesai hidangkan di piring beserta kerupuk dari besek, jangan lupa tambahkan tomat, selada dan bawang goreng jika ada untuk pemanis dan penggugah rasa

---------------------------------------------------------------------------

Hal ini juga sama seperti nasi2 lainny, baik nasi uduk maupun nasi kuning, berikut terlampir juga gambar pengalaman TS dengan nasi kuning, but karena nasi kuning & uduk biasanya sudah memiliki rasa kita hanya perlu menambahkan bumbu sesuai selera kita sampai pas, jika dirasa sudah pas cukup tambahkan air saja ketika menggongseng agar nasi tidak terlalu keras

selamat mencoba


Kamis, 28 Juli 2016

Power Bank (DIY)

seringkali kita bingung saat harus memutuskan ingin membeli power bank karena kebutuhan untuk men charge handphone yang tak tahan seharian untuk sekali charge
banyak merek power bank dipasaran yang menawarkan kapasitas besar namun tak sesuai dengan spek yang tertulis, sampai akhirnya TS parno & males beli power bank lagi
tapi sekarang ndak perlu khawatir, karena di luaran sudah banyak beredar power bank DIY (do it yourself), dimana kemampuan charge - discharge, jumlah cell battery kita bisa pilih, selain itu yang paling utama kita bisa menentukan sendiri cell battery yang akan kita pakai, merek2 terkenal yang sudah tidak diragukan lagi diantaranya; sanyo, esser, LG, samsung dll. ndak perlu bingung memilih yang palsu & asli, kelihatan kok dari harganya ;)

so, kamu sekarang bisa punya power bank, yang kamu mau tanpa harus ragu keaslian dari kapasitasnya tersebut
;)


Sabtu, 23 Juli 2016

xiaomi gamepad

udah lama TS ga bikin review, kali ini akan coba review sedikit soal xiaomi gamepad

awalnya TS berniat beli stick ini justeru bukan untuk maen di HP melainkan pc, namun karena begitu barang sampai harus konfirmasi seller di toped maka cara tercepat untuk mencobanya adalah di HP, dan memang sebenarnya stick ini didesain untuk di HP bukan di PC, untuk bisa digunakan di PC harus menggunakan software tambahan yang bisa di unduh terlebih dahulu

review gamepad di HP;
koneksi dengan HP cukup mudah, pertama nyalakan bluetooth di gamepad sampai lampu kedip2, lalu aktifkan bluetooth di HP dan search, setelah ketemu kemudian pairing, jika sudah konek lampu akan berhenti kedip dan terus menyala,
TS mencoba memainkan dua game yaitu real racing 3 & modern combat 5,
pada RR3 jika konek ke gamepad ada semacam kursos berbentuk tangan yang akan memandu kita untuk memilih option2 di sana, tak perlu seting controller lagi, langsung konek dan bisa main game secara normal,
pada MC5, tidak perlu seting kontroller juga, malah disini lebih bagus karena menu di bimbing oleh game, kita harus tekan tombol apa selanjutnya, gameplay terasa sangat mengasikkan menggunakan gamepad ini

sementara untuk PC, sebelum mulai pastikan dahulu pc atau laptop mempunyai perangkat bluetooth, jika tidak gunakan bluetooth dongle spt gambar terlampir, disarankan pakai bluetooth v.4 karena selain lebih stabil bisa menga komodir sampai 8 perangkat, selain itu ada software yang harus di install agar gamepad dikenali sebagai xbox gamepad yang memang kompatibel dengan windows, untuk dowload & install emulator lebih jelas silahkan ikuti petunjuknya di

https://www.ikurniawan.com/cara-gunakan-xiaomi-bluetooth-gamepad-di-laptop

setelah emulator diinstall gamepad pun bisa dimainkan 

selamat mencoba

Sabtu, 27 Februari 2016

die cast - pesawat jadul - amercom

gara2 game striker 1945 dulu di PS1, TS jadi menyukai pesawat2 tempur model lama yang masih menggunakan mesin propeller a.k.a baling2
menurut TS, keren bgt, sbelum era jet dimulai, mesin2 inilah yang mengawal para pilot hebat yang harus bertempur dengan pesawat yang serba manual saat itu, dengan kemampuan pesawat terbatas toh mereka tetap maksimal dog fight di udara maupun saat ground attack
alhamdulillah ternyata amercom salah satu merk die cast mensupport hobby TS yang satu ini
masih banyak seri yang ingin TS miliki saat ini, semoga kedepan bisa berjodoh dengan mereka semua, amin

Senin, 22 Februari 2016

ostry KC06A

selama setahun lebih TS mnggunakan vsonic gr02be dalam menemani rutinitas keseharian untuk membunuh waktu, karakter suara yang sebenarnya lbh cocok untuk mendengarkan accoustic akhirnya lama2 terdengar jengah mengiringi musik2 punk rock
dalih tak ada waktu audisi coba di ganti dengan diskusi singkat via WA dengan dbe pelangi, walhasil diputuskan untuk mengambil ostry kc06a, rekomendasinya; bass deep & speed, treble lebih dibanding vsonic vsd3, walau ditujukan untuk all arround music, beliau menyarankan cans ini cocok untuk disandingkan dengan Handheld (HP) android, sejurus searching google & review headfi pun tak ada yang mengecewakan sampai akhirnya diambilah putusan untuk meminang iem ini via lazada
1st impression, housing iem sangat bagus 5/5, jack bagus namun terlihat ringkih 3/5, hanya saja kabel terkesan murahan 2/5, jangan langsung menjudge ketika pertama kali mendengar suara yg dihasilkan, amat disarankan terlebih dahulu untuk burn 100 jam kedepan
after 50jam burn, karakter mulai keluar, bass mulai stabil, vokal mulai maju

---------------------------------------------------------------------------

100 jam selesai, dan sim salabim, seperti kepompong yang menjadi kupu2, ga ada yang nyangka suara yang dihasilkan bisa beda jauh dari sebelum di burn, spt review di headfi, bass rapih ga boomy empuk pastinya ga keteter di speed musik, mengejar hentakan drum pada irama punk rock, trebel jelas tapi ga nusuk spt pada vsonic gr02be, separasi suara rapih dan jelas, over all sementara puas bgt sama iem yang satu ini, recomended

:)